Jumat, 15 Desember 2017

Terapi Penyakit Hati



Ringkasan Kajian dalam Radio
Radio: MQ fm (92.3 MHz)
Acara: Menejemen Qalbu pagi
Pemateri : Ustadzah Khairati

Terapi Penyakit Hati
Setiap manusia tidak pernah bersih dari dosa. Seperti yang dijelaskan dalam Hadis Rasulullah S.A.W yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi
Setiap anak cucu adam itu berdosa, dan sebaik-baik pendosa adalah memohon ampun.
Terapi penyakit hari adalah proses menghilangkan penyakit-penyakit hati yang mana penyakit tersebut merupakan pintu masuk setan kedalam hati manusia, sehingga kita harus menutupnya. Sehingga jika kita tidak membersihkannya kita akan sulit untuk mengingat Allah. Indikasinya seperti hati kita gelisah, kurang nyaman dalam beribadah, malas beribadah, beribadah namun tidak ikhlas. Indikasi tersebut menandakan ada suatu masalah di hati kita.
Implementasi dari terapi penyakit hati ini dalam kehidupan sehari-hari kita adalah dengan melawan musuh-musuh manusia. Musuh musuh manusia itu antara lain yakni setan, hawa nafsu dan kesenangan dunia. Semakin kita mendekatkan diri kepada Allah maka godaan dari musuh atau serangan dari musuh tadi semakin kencang.
Dalam surah Al Ankabut ayat 69 dijelaskan:
Dan orang orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik..
Ada orang yang di saat mereka sudah rajin beribadah, tiba tiba turun imannya. Ada juga yang sudah menggunakan hijab, namun ia lepas karena tidak kuat. Hal-hal semacam ini terjadi karena setiap hari kita menerima racun racun dari kegiatan kita memandang, mendengar, dan merasa sesuatu.
Cara terapi penyakit hati adalah antara lain:
1.      Kita jaga pendengaran kita, pengliatan kita, makanan kita, perasaan kita dan lingkungan kita dari racun-racun yang menodai hati kita.
2.      Jika kita sudah mengetahui masalah kita, kita sekuat tenaga melawannya. Cari akarnya lalu lawan. Indikasi orang berpenyakit hati adalah kadang ia tidak sadar kalau dia berpenyakit